TANGSELNEWS.ID – Kebakaran hebat melanda kawasan industri Taman Tekno, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (8/7). Tiga gudang penyimpanan barang milik dua perusahaan besar ludes dilahap api.
Berdasarkan info dari pihak kepolisian, titik api pertama kali muncul dari area operasional PT Perso Ontime Indonesia yang terletak di Blok AH 7, Nomor 35. Gudang tersebut menyimpan ribuan stok aksesori telepon seluler seperti powerbank, headset, dan kabel.
Menurut Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan merembet ke bangunan sekitar.
Titik Awal berasal dari bangunan PT Perso Ontime Indonesia (Blok AH 7, No. 35) – Gudang Aksesori HP & Elektronik. Lalu ke bagian kiri dan belakang gedung milik PT Dadi Prima (Blok E 1, No. 5-6) – Gudang Mainan Anak dan Alat Tulis Kantor (ATK).
“Api membesar, merembet ke sebelah kiri dan belakang yakni PT Dadi Prima. Jadi, ada tiga (gudang) yang terbakar. Gudang yang di PT Dadi Prima ini adalah alat tulis, dari pensil, buku gambar, dan mainan anak,” jelas AKP Dhady Arsya.
Meski menghanguskan isi ketiga gudang dan menyisakan kerugian materiil yang masif, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kepolisian saat ini telah memasang garis polisi dan menunggu proses pendinginan area selesai sepenuhnya sebelum memulai olah TKP mendalam.
Pihak kepolisian kini tengah bersiap menerjunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) guna menyelidiki penyebab pasti bencana yang memicu kerugian hingga miliaran rupiah tersebut.
“Nanti ya, masih dalam penyelidikan. Hanya nanti kita akan menghadirkan laboratorium forensik,” pungkas Kapolsek Cisauk.
