TANGSELNEWS.ID – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mengubah strategi pencarian terhadap seorang anak yang diduga tenggelam di Sungai Cisadane, dekat Perumahan Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Sabtu (25/7/2026) malam.
Karena kondisi gelap dan keterbatasan medan, pencarian pada malam hari difokuskan pada penyisiran visual melalui jalur sungai dan darat. Operasi penyelaman baru akan dilakukan pada Minggu (26/7/2026) pagi apabila korban belum ditemukan.
Komandan Peleton (Danton) BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan pencarian malam dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel. Perahu hanya diisi tiga hingga empat petugas mengingat kondisi sungai yang dangkal.
“Untuk malam ini kita hanya melakukan visualisasi pencarian menggunakan perahu dan penyisiran di darat. Karena kondisi sudah malam, tidak memungkinkan melakukan pencarian dengan cara berenang. Kita maksimalkan metode yang pertama ini,” ujar Dian saat memberikan arahan kepada personel di lokasi.
Sebelum pencarian dimulai, Dian memimpin apel koordinasi di titik nol bersama personel BPBD, Satpol PP, Trantib, dan relawan. Dalam pembagian tugas tersebut, sebagian personel bertugas mengoperasikan perahu, sementara tim lainnya melakukan penyisiran darat bersama relawan dan satu perwakilan keluarga korban.
Seluruh tim pencari dibekali alat penerangan agar proses penyisiran tetap berjalan aman dan terkoordinasi. Pergerakan mereka dipantau langsung dari posko utama di titik awal pencarian.
BPBD menetapkan radius penyisiran awal sekitar 200 hingga 250 meter dari lokasi korban terakhir terlihat. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit area pencarian sebelum operasi SAR yang lebih intensif dilaksanakan pada pagi hari.
Korban diketahui bernama Neil Angkasa Satria Negara (13), warga RT 04/RW 02, Kelurahan Kademangan. Remaja tersebut dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Cisadane dekat Perumahan Pesona Serpong pada Sabtu sore.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan bersama warga sekitar. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan metode yang lebih optimal setelah kondisi pencahayaan memungkinkan.
